myXL Millennial Apprentice, utamakan easy to use dan seamless experience

Hai semua, akhirnya setelah delapan bulan berstatus sebagai pengacara alias pengangguran banyak acara. Mulai bulan Januari lalu, akhirnya PT XL Axiata memberiku kesempatan untuk bergabung dalam program Millennial Apprentice. Apa itu? Program Millennial Apprentice adalah sebuah program pengembangan diri yang mempersiapkan para fresh graduate untuk bisa survive di dunia kerja. Info lengkap serta proses rekrutmen dari program apprentice ini akan ku ulas di postingan berikutnya ya.

WhatsApp Image 2017-05-05 at 10.47.23
cek kuota paket

Melalui program ini, XL memberiku kesempatan untuk bergabung di unit Mobile Application yang berfokus ke pengembangan aplikasi myXL pra bayar. Pada proses pengembangan setiap fiturnya, kami selalu mengutamakan user experienceuntuk menyediakan sebuah aplikasi self-care yang mudah digunakan dan seamless. Beberapa fitur yang ada di aplikasi myXL seperti Isi pulsa, beli paket dan cek kuota bisa kamu nikmati cukup dengan sekali klik. Selain itu, kamu juga bisa melakukan bagi pulsa melalui aplikasi ini. Misal, ada gebetanmu yang sedang kehabisan pulsa telpon. Padahal si doi mau menghubungi orang super penting. Karena pulsa kamu lagi banyak banget, ini kesempatanmu untuk lebih dekat dengan si doi. Kamu bisa gunakan fitur bagi pulsa di aplikasi myXL untuk bagi pulsa ke doi. Dijamin, setidaknya kamu akan dapat ucapan terima kasih dari si doi.

Berhubung aplikasi myXL ini merupakan sebuah aplikasi self-care, sehingga segala informasi pribadi dan password yang kamu gunakan merupakan tanggung jawab masing-masing ya. Password myXL kamu adalah hal terpenting yang harus kamu jaga, jangan sampai penipuan berkedok hadiah membuatmu terlena dan berujung kerugian. Pihak XL tidak pernah meminta password user untuk kepentingan apapun. Aplikasi myXL pra bayar ini tersedia di play store untuk android serta di app store untuk iphone user, untuk info lebih lanjut seputar myXL bisa hubungi 817 atau bisa juga melalui media sosial twitterlive chat, dan email.

Iklan

Interview Singkat di Griya Gudang Garam

Tiba-tiba tanggal 14 Oktober kemarin, saya mendapatkan SMS undangan interview HR dari PT Gudang Garam. Bukan tanpa sebab sih, sebelumnya saya memasukkan lamaran saya sebagai MT HRD ke PT Gudang Garam di Bursa Karir ITS bulan September kemarin. Awalnya agak excited karena dapat panggilan tes kerja, tapi jujur waktu itu saya lupa posisi apa yang saya lamar hehe. Lokasi interview bertempat di Griya Gudang Garam yang ada di Waru Sidoarjo. Awalnya saya agak takjub dengan bagunan Griya Gudang Garam yang saya akui wow banget haha.

Setibanya saya disana, saya langsung ke resepsionis (tentunya sudah melewati prosedur keamanan layaknya tamu). Saya diberi formulir rekrutmen untuk diisi sambil menunggu panggilan dari pihak HR. Waktu itu cuman ada tiga orang sih yang dipanggil, dan saya jadi orang yang pertama (padahal dateng terakhir hehe). Waktu interview juga ditanyain soal tugas akhir, tantangannya apa, dan bla bla bla. tiba-tiba,

ya itu cukup dari saya, ada yang ditanyakan?

what? cepet banget? ga perlu njelasin pengalaman nih?…. jujur otak saya waktu itu agak kaget mencerna pertanyaan tersebut. Hingga kuurungkan niatku untuk bertanya, ya karena bingung juga mau tanya apa? haha. Kemudian si ibu HR memberitahukan bahwa paling tidak nanti akan dihubungi lagi selama 2 minggu kedepan. Kalau tidak berarti CVnya akan disimpan dulu, mungkin ada posisi yang cocok nanti. Waktu balik parkiran dan bahkan di jalan saya masih kaget dengan apa yang terjadi begitu cepat haha.

Tahap Tiga, Uji Individualitas Kami

Setelah di tahap sebelumnya kami berkolaborasi, di tahap tiga ini bisa dibilang saya dan dua teman saya kerja sendiri-sendiri. Secara waktu pengumuman peserta yang lolos tahap tiga saya lagi perjalanan ke Jakarta bua liburan haha. Jadi di tahapan tiga ini, kita diwajibkan untuk membuat essay berbahasa inggris dengan beberapa bahasan terkait perkembang telkom kedepannya dengan waktu pengerjaan selama seminggu dan online interview sesuai jadwal yang ditentukan. Hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk online interview diantaranya adalah konektivitas internet yang stabil, laptop yang mumpuni untuk melakukan video call dan ruangan yang terang hehe. Selain itu siapkan telpn seluler kamu apabila video call tidak lagi memungkinkan untuk dilakukan.

Kalau dari pengalaman saya, meskipun internet yang saya gunakan adalah layanan speedytelkom. Ternyata tidak menjamin video call dilakukan secara lancar, jadi interview dilanjutkan melalui telpon. Pertanyaan yang diajukan seputar tes bidang yang dilakukan di tahap 2 ditambah dengan pengetahuan-pengetahuan yang terkait. Untuk essay sendiri, kita harus percaya diri dengan apa yang kita tulis dan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikannya. Mungkin itu saja dari saya, dan alhamdulillah saya dan kedua teman saya bisa lolos ke tahapan selanjutnya yang juga merupakan tahapan akhir.

Online Test, Mari Berkolaborasi

telkom

Sambil nungguin hasil tes selanjutnya saya akan berbagi tips dan cerita proses rekrutmen program Great People Trainee Program yang disingkat GPTP Telkom. Kenapa berbagi tips? ya soalnya saya sudah mengikuti proses sampai tahapan 3 berupa online interview dan essay berbahasa inggris. Sebelum saya bercerita tentang tahapan 3, alangkah baiknya saya ceritain dulu nih pengalaman saya waktu di tahapan 2.

Nah, singkat cerita tes tahap 2 merupakan online test yang dibagi menjadi tiga hari pengerjaan. Di hari pertama kita akan menemukan tiga jenis test yaitu deret angka (banyak yang ga masuk akal polanya haha), bangun ruang, dan persamaan kata (kalo ga salah). Seperti judul di cerita ini, mari berkolaborasi yang berarti saya dan kedua teman saya saling berkolaborasi dalam menjawab setiap pertanyaannya. Kebetulan juga karena waktu pengerjaan kita tidak bebarengan, sehinga tips ini mungkin untuk dilakukan. Lalu di hari kedua tes bahasa inggris, kebanyakan soalnya bertipe reading. Jadi, cari temanmu yang paling pintar berbahasa inggris khususnya jago ngerjain soal bertipe ini. Paling tidak skripsi atau tugas akhir yang dikerjakan temanmu menggunakan bahasa inggris penuh haha (ketinggian yak? haha). Masa sulit awal telah kalian lewati, karena tes di hari ketiga merupakan tes bidang. Ya kalo kalian masih inget sama pengetahuan dasar bidang kuliah kamu sih, kayaknya ga sulit kok ngerjainnya. tet tet teret teret, dan alhamdulillah kami bertiga lolos ke tahapan berikutnya. Oh ya, pastikan kalian tidak berganti lokasi kalian ngerjain ya karena berimbas ke perbedaan IP yang rata-rata ngelakuin ini pada ga lolos tahap ini. Lanjut ke cerita selanjutnya ya.

Ajang Pembuktian Psikotes Berimbas Penundaan Pulang ke Surabaya

Melanjutkan dari postingan bursa karir senayan, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat ke Cileungsi untuk mengikuti serangkaian rekrutmen MT Alfamart yang dimulai dengan psikotest. Akibat dari pengalaman psikotest jasa raharja yang tidak berjalan mulus, psikotest kali ini juga sebagai ajang pembuktian bagi saya kalau saya mampu dan bisa haha. Dengan persiapan yang cukup (karena sehari sebelumnya saya menginap di rumah tante saya di daerah Cibinong), saya berangkat lebih awal sekitar jam setengah 8. Rupanya Bogor lebih macet dibanding Jakarta haha. Tapi alhadulillah saya bisa sampai ke lokasi test pas jam setengah 9 dan ternyata test baru dimulai pukul 9.

alfamart

Test diawali dengan presentasi profil perusahaan alfamart dan sesi tanya jawab. Karena saya tiba paling akhir, saya tidak kebagian kursi yang tak bermeja. Tapi itu tak menjadi penghalang karena saya membawa alas yang saya pinjam dari adik perempuan saya. Tahu kan karena punya adik (perempuan lagi), background alas pun bergambar barbie and friends haha. Di tahapan psikotest ini dibagi menjadi dua, pertama psikotest pada umumnya dan yang kedua tes bahasa inggris. Setelah itu kita diberi waktu istirahat sekitar satu jam kemudian kembali lagi untuk menerima hasil. Alhamdulillah waktu itu saya dinyatakan lolos (alangkah senangnya pembalasanku berhasil). Setelah itu lanjut mengerjakan tes kepribadian yang jumlah soalnya sekita 100 berapa itu, tujuannya untuk mengetahui kesesuaian pribadi kita dengan budaya yang ada di perusahaan. Oh ya lupa, sewaktu penguji HR mempresentasikan profil dan posisi yang sedang dibuka. Saya memutuskan untuk berganti posisi yang awalnya saya mendaftar MT menjadi Merchandising. Karena jurusan yang dibutuhkan spesifik ke Sistem Informasi. Balik ke proses yang tadi berjalan, sembari mengerjakan test kepribadian. Satu-persatu peserta yang tersisa dipanggil untuk melakukan interview HR.

Setelah menunggu hingga 3 jam-an lebih, akhirnya nama saya dipanggil. Seperti biasa, saya selalu grogi di 10 detik pertama. Sehingga waktu perkenalan juga saya agak tersendat gitu yang ga aku banget pokoknya. Tapi setelah dipancing dengan pertanyaan dari penguji, akhirnya saya bisa menceritakan pengalaman organisasi saya sewaktu kuliah. Karena saya orangnya suka cerita, ya saya juga ceritakan alasan kenapa saya yang orang Surabaya bisa sampai melamar ke Jakarta. Karena saya orangnya jujur ya saya juga cerita kalau dalam rangka liburan yang kebetulan rencananya besok saya ingin kembali ke Surabaya. Tapi saya tetap menunjukkan kesungguhan saya untuk mau bergabung dengan beberapa konsekuensi yang juga saya jadikan pertimbangan (termasuk proses rekrutmen telkom yang sedang saya jalani). Namun dari situlah si penguji mencoba untuk mencegah kepulangan saya. Entah dari hasil psikotest atau memang penguji tertarik dari pengalam organisasi saya, beliau sangat tertarik dengan kemampuan saya.

wes, gini aja mas. saya berani bilang kalau kalau kamu lolos ke tahapan selanjutnya.

Wow, berasa petir yang ada di otak saya saling menggelegar bersautan. kemudian saya pastikan lagi, ini untuk posisi yang mana nih? MT, IT Support atau Merchandising?. Penguji mengembalikan lagi ke saya, kalau memang mau ke IT Support paling tidak besok saya bisa langsung interview user ke Cikokol (wew besok? Cikokol itu apa? haha).

Baik bu, saya pilih lanjut ke MT saja.

Nah mungkin bagi ibu penguji, Mission Accomplished haha. Kemudian lanjut ke pertanyaan terakhir terkait gaji yang diharapkan, karena saya masih buta terkait gaji dan pretelan-pretelannya. Saya jawab sesuai kebutuhan aja sih dan UMR yang berlaku. Setibanya di rumah saya langsung memberitahukan orang rumah kalau saya menunda kepulangan saya ke Surabaya untuk mengikuti tes lanjutan Alfamart. Bersambung….

Jasa Raharja, Tinggi Badan dan Uang Parkir

jasa-raharja

Jasa Raharja lagi bukaan nih, daftaro lumayan BUMN

itulah caption yang diberikan teman saya saat membagikan info rekrutmen yang diselenggarakan PT Jasa Raharja. Meskipun aku ga paham ya udah ikutin prosesnya aja, siapa tahu rejekinya disana. Setelah melakukan pendaftaran online dengan hanya mengirimkan formulir ke email rekrutmen, beberapa hari kemudian saya mendapati nama saya tercantum dalam ratusan peserta lolos seleksi administrasi. Namun posisi saya waktu itu tidak lagi di Jakarta melainkan sudah kembali ke Surabaya agar saya bisa menyelesaikan Essay Telkom dan demi pelaksanaa tes online Telkom yang lebih kondusif dibandingkan saya di Jakarta (oh ya belum cerita soal telkom ya hehe).  Tapi ga cuman karena itu sih, sebenarnya karena saya aja yang lupa kalo daftar jasa raharja dan pengungumannya waktu saya sudah perjalanan balik ke Surabaya hehe. Nah karena tesnya hari Sabtu di UI Salemba, saya minta ijin dulu ke ibu khususnya dan juga sekalian buat tes alfamart di Cileungsi. Dengan persetujuan beliau saya langsung berangkat menggunakan jalur udara dengan penerbangan pukul 6.

Sesampainya di rumah bude (tempat saya bernaung ketika saya sedang di Jakarta), saya langsung menyiapkan fisik dan mental saya demi mengikuti psikotes PT Jasa Raharja. Langsung deh karena saya tidak tahu rute busway dan juga kalau pake ojek online juga sangat tidak hemat sekali hidup saya haha. Akhirnya saya memberanikan diri untuk membawa kendaraan pribadi sepupu saya menuju salemba ditemani google map.Setelah berputar-putar mencari pintu masuk motor UI Salemba, akhirnya saya berhasil sampai di lokasi tes. Ternyata banyak sudah yang antri dan prosesnya kita diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu kemudian nama kita akan dipanggil satu-persatu. Setelah nama kita dipanggil, kita diwajibkan mengeluarkan form check list tahapan tes. Ternyata sekarang sudah masuk tahapan ujian nih, di tahapan ini kita menyerahkan berkas-berkas yang telah ditentukan dan meninjau ulang berat badan dan tinggi badan kita yang harus di atas 165 cm (waduh saya trauma dengan pengalam KAI saya). Waktu itupun si penguji agak ragu dengan tinggi saya yang 165 cm (makin deg-deg an kan). Setelah semuanya selesai, penguji melakukan paraf sebagai tanda tahapan satu telah dijalani. Kemudian saya disuruh mengikuti arahan si penguji, karena saya sudah deg-deg an duluan gara-gara tinggi badan. Jadinya saya berpikiran aneh-aneh, mau diarahkan kemanakah saya? pintu keluarkah(Jadi inget pengalaman waktu ikut audisi x factor yang berujung ke pintu keluar haha). Ternyata saya terlalu berlebihan, saya diarahkan ke ruangan tes selanjutnya untuk mengikuti serangkaian psikotes (alhamdulillah).

Tes kedua ini, kita akan mendapatkan beberapa jenis soal. Soal psikotes pada umumnya, form data diri, form data kepribadian, tes bahasa inggris, dan juga ada tes pengetahuan umum ditambah pengetahuan tentang asuransi, manajemen, dll. Setelah semuanya selesai, penguji mengumumkan bahwa hasil psikotes bisa dilihat di website maksimal pukul 8 malam (makin deg-deg an dong dengan hasilnya). Oh ya ternyata saya ga sendirian, saya ditemani teman saya yang kebetulan bertemu saat registrasi (saya ga sadar lo dia daftar haha padahal nama kita sama-sama diawali dengan huruf R). Karena waktu menunjukkan pukul 5 sore, saya memutuskan untuk pulang setelah maghrib saja sekalian. Usai menunaikan sholat maghrib saya berpisah dengan teman saya tadi. Setibanya saya di loket parkiran untuk menunjukkan STNK dan tiket parkir, tiba-tiba peristiwa itu terjadi.

14000 pak….. (what? ini kampus kan? mahal banget!!!)

Secara baru tahu saya kalau area kampus juga perlu bayar parkir, maksimal bayar 5000 lah dan eh tahunya bayar sampek 14000. Ya dengan berat hati ya saya kasih uangnya ke abangnya. Lalu skip ke pengumuman jam 8 malam, dan ternyata namaku tidak tercantum sebagai peserta yang lolos ke tahap selanjutnya. Sedih sih tapi juga ikut seneng, karena temanku yang tadi lanjut ke tahapan selanjutnya. Tips dari saya sih, waktu pengerjaan psikotes kalau bisa yang dikerjain rata antara satu sesi dengan sesi lainnya. Kalau memang susah ya cari soal yang lebih gampang dikerjain. Lalu pastikan kamu punya pengetahun umum yang luas ya hehe seputar PBB dan juga pengetahuan ekonomi negara. Setidaknya tahu istilah inflasi dan kawan-kawannya hehe.

Job Fair Jadi Alasan Liburan

Nah jadi ceritanya nih, saya lagi liburan ke jakarta dalam rangka farewell trip bareng sahabat yang mau berangkat melanjutkan studi S2 di luar negeri. Untuk menyiasati agar orang rumah menyetujui perjalanan saya sisipkan agenda untuk cari kerja di kota Jakarta melalui mengikuti bursa karir yang diselenggarain di senayan.

job-fair

Agak kaget juga dengan atmosfir bursa karir yang ada di Jakarta ini, lebih banyak orang dan sistem pintu masuk yang buka tutup agar mencegah penumpukan peserta di area bursa karir juga jadi fenomena tersendiri. Pada dasarnya memang sayanya yang males ikut bursa karir aja sih lebih nyaman langsung daftar online dibanding harus drop cv dll. Namun di sisi lain saya cukup excited dengan beberapa perusahaan yang ikut pameran, karena saya belum pernah jumpai di bursa karir yang ada di Surabaya. Ok singkat cerita, pada kesempatan ini, saya melamar ke beberapa perusahaan seperti Alfamart dan AeroAsia. Yah cuman dua ya, ya mau gimana lagi yang cocok di hati cuman dua itu aja sih. Dari stan alfamart saya disuruh ngisi form dan saya menuliskan MT sebagai posisi yang saya lamar, trus dikasih undangan psikotes tgl 25 Agustus 2016 berletak di kantor alfamart yang ada di Cilengseu Bogor (what? nyari alamat di Jakarta aja susah apalagi harus ke bogor? haha). Sedangkan yang AeroAsia saya melamar jadi IT Support melalui drop CV (yah dalam hati udah rasanya sedih aja gitu berkas saya ditumpuk gitu aja). Itu aja untuk sekarang tunggu cerita selanjutnya.

Cek Kesehatan Gratis Bareng PT KAI

pt-kai

Lanjutan dari postingan sebelumnya, alhamdulillah masih dikasi kesempatan lolos seleksi administrasi PT KAI. Tapi karena udah ga sepede di awal dulu, tes kesehatan yang pertama ini cuman aku anggap cek kesehatan gratis aja ya meskipun kita ga tahu hasilnya gimana nanti hehe. Berlokasikan di laboratorium di area stasiun gubeng (lupa namanya hehe), tes dimulai jam delapan. Ternyata sistem dari tes kesehatannya ga sesuai ekspektasi, jam setengah delapan udah banyak yang antri (antri lagi? wkwkwk). Sistemnya pun pake sistem gugur, jadi tes kesehatannya dibagi beberapa bagian. Kalo ga lolos pemeriksaan satu ya ga bisa lolos ke pemeriksaan selanjutnya. Wew, it’s so TOUGH!!! haha, dan pemeriksaan pertama adalah tes proporsional berat badan sama tinggi badan. What!? alamat dah, jalanin dulu aja deh (mungkin aja jodoh). Ga perlu diperiksa pake timbangan pun udah kelihatan sih haha, tapi yaudah sih ga tega juga mas-masnya yang bagian ngitung bb sama tb pake kalkultor harus ngomong “maaf mas belum bisa lanjut” dengan suara lirih dan penuh syahdu wkwkwk. that’s all i can share wkwkwkwk

First Job Fair After Graduation!!!!!

Alhamdulillah akhirnya setelah hampir 5 tahunan lebih belajar di ITS, resmi sudah menyandang gelar sarjana komputer. Banyak drama sih tapi itu ntar yang bakal bikin kangen :(. Seperti biasa seminggu setelah pagelaran wisuda berakhir akan dilanjutkan dengan pagelaran Bursa Karir ITS. Kata kebanyakan orang sih Bursa Karir ITS termasuk bursa karir yang paling banyak diserbu. Jadi ga cuman alumni ITS aja yang dateng, alumni kampus-kampus lain siap bersaing memperebutkan lowongan pekerjaan yang tersedia.

bki-31

Dari poster di atas sih, banyak perusahaan yang menarik nih. Setelah dipikir-pikir sambil keliling graha, di hari pertama aku cuman daftar paragon sama tokopedia. Rencananya besok datang lebih awal buat antri daftar Kereta Api, secara dulu jadi tempat kerja praktek.

Di hari kedua aku bela-belain dateng jam setengah delapan pagi padahal graha baru dibuka jam sembilan. Kondisinya waktu itu udah rame banget berasa lagi audisi ind*nesian id*l, panjang banget antriannya. Setelah lama menanti pintu masukpun dibuka dan langsung meluncur ke booth PT KAI buat ambil nomer antrian registrasi (What? masih antri lagi?). Tapi tak apalah, dan alhamdulillah dapet nomer 60an. Waktu mau registrasi tiba, dengan beberapa berkas lamaran pada umumnya dan sertifikasi ban pt jurusan yang rata-rata mintanya harus A. Dengan penuh percaya diri ku masukkan berkas lamaranku ke PT KAI dan kejadian itu pun terjadi.

too-fatAgak sedih sih belum apa-apa udah dapet feedback kayak gitu 😦 tapi ya mau gimana lagi namanya juga usaha hehe. Meskipun presentase harapan di PT KAI berkurang ya semoga dapet panggilan di Tokopeda sama Paragon. Yang enting tetap semangat dan terus berjuang.