End Of Hollywood Week “Solo Performance”

Tinggalkan Komentar

Solo Performance With The Band, adalah tahap akhir untuk babak Hollywood Week. Disini para peserta diharuskan menyanyikan beberapa lagu sesuai list yang diberikan dengan iringan band/music. Penampilan pertama dibuka oleh Joshua Ledet dengan “Jar Of Hearts”, first standing ovation dari juri. Bagi saya Joshua punya suara yang bagus tapi rasanya lagu dan karakter vokalnya kurang cocok. Lanjut ke finalis tahun lalu Colton Dixon, tetap dengan keyboardnya dia menyanyikan “What About Now”. Phillip Phillips Jr dengan “Wicked Game”, sepertinya saya bakal ngefans dengan suara seraknya.

Beberapa finalis menyanyikan lagu “Georgia On My Mind” dengan aransemen yang memukau, seperti Jen Hirsh, Reed Grim (Another Casey Abram), dan Adam Brock. Tidak hanya itu ada juga penampilan finalis dengan lagu “What a Wonderfull World” yang masing-masing berhasil memukau para juri, seperti Creighton Fraker dan Shanon Magrane. Skylar Lane (“You Lie”) dan Rachel lamb (“The House That Built Me”) yang tampil dengan gaya country girl di hadapan juri. Juri senang dengan penampilan Lagi

Great Diva But Full Of Drama

Tinggalkan Komentar

Siapa yang tak kagum dengan suara menggelegarnya??? Sempat mendapat pujian saat audisi oleh juri sebagai audisi terbaik sepanjang masa. Dialah ibu dua anak, Stacey Francis (42 tahun). Saat awal audisi hingga judges home apabila diperhatikan, Stacey selalu menangis di akhir penampilannya. Awalnya bagi Nicole Scherzinger, Stacey Francis merupakan senjata utamanya membawa kategory over 30′s memenangkan The X Favtor USA ini. Bagaimana tidak saya akui pada penampilannya dengan lagu “Purple Rain” saat judges home sangatlah mengesankan dan tak mudah dilupakan bagi semua orang. Mengusung genre gospel dan R&B membuatnya terdengar bagai diva lainnya. Di babak top 17 pun dia masih membuktikan bahwa dia memang pantas untuk maju, dan yang paling dibilang kemajuan adalah dia tidak lagi menangis usai penampilannya. Di top 12 dengan lagu “Up To The Mountain”, Stacey mendapat kecupan pujian dari seorang Simon Cowell. Di top 11 sendiri, dia masih konsisten dengan penampilannya. Membawakan lagu
“Queen Of The Night” dari film The Bodyguard, dia mampu memukau para juri. Tapi apa yang terjadi di top 10?? Lagi

Ada Yang Baru Dengan “Facebook”

7 Komentar

Siapa yang tak kenal “Facebook”?? Berbagai macam orang dengan segala umur di penjuru belahan dunia pasti tahu dan menggunakannya sebagai media social network. Sebelum boomingnya “Facebook” sendiri, kita menggunakan “Frienster” untuk mencurahkan kealayan kita. Kini “Facebook” bisa dibilang cukup inovativ agar tidak ditinggalkan para penggunanya dan beralih ke twitter dan social network lain. Salah satunya memperbaharui bentuk dan tampilan dari facebook itu sendiri. Dibawah ini merupakan tampilan profil yang bisa dibilang paling baru menginjak akhir tahun 2011.
Saya rasa tampilannya sangat menarik, dengan tambahan adanya cover page dan tata letak yang menarik. Membuat profil facebook yang tersedia sekarang bagaikan template blog pribadi yang menarik.

Sebelum terciptanya desain tampilan seperti itu, pastinya Mark Zuckerberg sudah menghasilkan desain-desain lain untuk menjaga eksistensi “Facebook”. Beberapa desain tersebut bisa kita ikuti di bawah ini. Lagi

Stereo Hogz, Pussycat Doll Male Version

Tinggalkan Komentar


The Stereo Hogz adalah sebuah group pria yang tahun ini menjadi finalis The X Factor USA 2011. Mereka hanya bisa lanjut sampai top 11 dengan dengan dua kali menyanyikan lagu penyelamatan di bottom 2. Bagiku group ini sangatlah matang dalam harmonisasi musik yang mereka tampilkan. Entah karena pasar amerika yang sukar menerima format boyband atau apa. The Stereo Hogz sendiri, memilih one lead vocal dan yang lain sebagai penyanyi latar dan dancer layaknya Pussycat Doll male version. Mau tahu lebih tentang The Stereo Hogz??? Lanjutin bacanya ya…. Lagi

Ada Pocong-Pocongan Lagi di Bioskop

1 Komentar

Lanjutan dari postingan “pocong-pocongan” sebelumnya, kali ini membahas film “Bukan Pocong Biasa”. Film ini masih hasil karya sutradara Chiska Doppert. Dibintangi banyak artis yang emang sudah sering malang melintang di dunia komedi horor, seperti Zaky Zimah, Soraya Larasati, Ronald Gustaf, Irene Justine, Mucle, Malih Tong Tong, dan Mpok Atiek. Film ini berbeda dengan karya Chiska yang “Poconggg Juga Pocong”. Kalau yang “Poconggg Juga Pocong” lebih terkesan galau karena horor drama. Sedangakan di Film “Bukan Pocong Biasa”, lebih menunjukkan sisi komedi horor dari seorang Pocong.

Menceritakan perjalanan Jaki, Remon, Papay, Niken dan Anna menuju puncak untuk membuat sebuat film pendek tentang kehidupan penduduk warga di kaki bukit. Namun di pejalanan, mobil mereka bocor tepat di rumah angker. Mereka mengalami banyak kejadian aneh yang menimpa mereka, seperti hilangnya dongkrak, diteror pocong perempuan. Ketika mereka sedang diteror pocong perempuan di dalam rumah angker, mereka menemukan dongkrak mereka yang hilang. Merekapun cepat-cepat berusaha keluar dari rumah angker tersebut. Dlama perjalanan mereka berhenti di warung kopi dan bertemu dengan Malih dan Mucle. Dari merekalah Zaki dkk mengetahui asal mula kenapa di rumah angker itu ada Pocong. Setelah mereka tahu tentang cerita pocong dan rumah angker, mereka langsung memutuskan untuk kembali ke Jakarta. Mereka berpikir kalau mereka balik ke Jakarta bakal menjauh dari masalah perpocongan. Tapi setibanya mereka di Jakarta, mereka Lagi

Entri Lama