Sewaktu kecil aku memiliki cita-cita yang sangat tinggi menjadi seorang pilot. Mengapa? Karena bapakku yang seorang nahkoda memintaku untuk meneruskan pekerjaannya. Tapi, aku menolaknya bukan karena suatu hal yang berarti melainkan karena aku takut……bagaimana kalau nanti kapal tenggelam? Bagaimana nasibku dan puluhan awak kapalku?………bagaikan bermain dalam fil “titanic” aja!!!!……….romatis sich tapi tragisnya itu yang aku tak sanggup. Bodohnya aku, setelah kupikir-pikir apa bedanya dengan seorang pilot. Selain berbeda jenis, pekerjaan ini berat juga. Bagaimana kalau pesawatku meledak dan jatuh seperti di dalam “final destination”……atau terjadi suatu anacaman bom dari sekelompok teroris……wah!!! Makin serem aja!!!!. Disaat itulah aku mulai tidak meikirkan lagi apa yang akan kulakukan saat besar nanti.
Seiring dengan berjalannya waktu, aku sering sekali berurusan dengan gigi. Mulai dari urusan sakit gigi, tambal gigi, sampai-sampai gigiku pernah dironsen lho!!!…..gak penting yah!!!…..Sempat terpikirkan olehku,”enak kali ya? Kalau besar nanti aku jadi dokter gigi?”. Betapa mulianya diriku saat itu sempat memikirkan perkerjaan semulia itu. Tapi, pikiran itupun dibuyarkan oleh kecelakaan yang menimpa tanteku. Masih seputar sakit gigi. Akibat kecerobohan si dokter dalam mencabut gigi tanteku, tentekupun sempat tidak sadarkan diri selama 1 jam. Wah!!!!! Berabe nih urusannya, bias-bisa dituntut sama si pasien dengan tuduhan mal praktek dong!!!!!. Susah bener ya mikirin cita-cita. Orang tuakupun cumin menyuruhku untuk jad orang yang pintar. Mereka manganggap orang pintar pasti bakalan mudah meraih cita-cita. Dengan kapasitas otakku yang cuman 1 gigabyte ini mana bisa esok harinya ku jadi seorang professor atau apalah. Yang aku inginkan sekarang hanyalah kesenangan yang bisa kudapatkan dari kesenangan itu sendiri. Sampai saat ini ku masih binggung dalam hal cita-cita. Meskipun sudah kusaring menjadi 5 plan . Dosen, Penulis, Penyanyi, Sutradara, animator. Yah inilah diriku, seorang pelajar kelas 3 yang masih bingung jalan manakah yang akan diambil sebagi jalan yang terbaik……..


2 comments
Comments feed for this article
September 29, 2009 pada 2:56 pm
Jasmine
saya saja sampe sekarang ga tau cita-cita jadi apa
Bahkan dari kecil pun saya gak punya cita-cita
Jangan sampe madesu ya
September 30, 2009 pada 11:03 am
far15
@ jasmine: emangnya madesu apa’an?